Bilal bin Rabah Sebagai Lambang Kebesaran Umat Islam Setiawan Islam text Bandung Titian Ilmu 2007 cetakan ke-1, edisi revisi vi, 58 hlm : ilus ; 25 cm Kekejaman dan kekejian bangsa Quarisy terhadap orang-orang Islam yang telah mengikrarkan syahadat, sangatlah tidak berperikemanusian. Tindakan ini pula yang kerapkali mendera sahabat Bilal bin Rabah, seorang budak suku Habsyi. Puncak penyiksaan terhadap Bilal oleh kaum kafir Quraish adalah tatkala ia ditindih batu besar di tengah gurun pasir dan tubuhnya diseret sampai jauh. Tapi, di hati Bilal hanya ada Allah. Dalam masa kenabian, Bilal terkenal sebagai seorang muadzin yang mengumandangkan azan setiap tiba waktu shalat. Selain tentang Bilal, dalam buku ini dikupas pula tentang masuk Islamnya Abu Bakar dan Raja Habib bin Malik, berkobarnya Perang Badar, serta mukjizat Nabi membelah bulan. Buku ini secara lengkap mengisahkan pula tenang Bilal yang terlahir sebagai budak, masa pembebasan Bilal dari perbudakan, kehidupan Bilal di masa Raja Habib bin Malik, keterlibatan Bilal dalam Perang Badar, sampai wafatnya Bilal menghadap Allah SWT. Setiawan Islam Seri Para Sahabat Nabi Sahabat Nabi 297.63 297.63 SET b 978-979-901-298-2 20240502074924 INLIS000000000000085 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)